Kamis, 12 Agustus 2010

cumi hitam bumbu minimalis

Ini masakan berkesan buatku. Pertama, karena saya menemukan masakan ini pertamax waktu diboyong ke Kudus awal nikah. Dan seumur-umur baru kali itu saya tau seafood berbahan ‘cumi’ (ndesa banget). Kedua, ini masakan sempet bikin saya underestimate ngeliat warnanya. Gak menarik banget. Item dan berminyak ( hayoo pasti inget wajah-wajah culun kita waktu SD SMP ya  hihihi).
            Tapi yang namanya masakan dirumah mertua pertamakalinya, yah saya coba juga. T E R N Y A T A…sodara-sodara, masakan ‘cumi item’ buatan ibu mertua itu lezaaat banget. Biarpun tangan belepotan tintanya si cumi, tapi bener-bener ngabisin nasi. Tapi karena manten baru yaaa...dikit-dikit dulu ambilnya hehehe. Dan uniknya, bapak mertua, ibu, sekeluarga di Kudus justru seneng kalo cuminya dimasak beginian alias masih bertinta. Oke, pendahuluannya gitu lah. Intinya, ini lauk sudah sah jadi favorit keluarga kami. Anak-anak juga suka. Bumbunya emang minimalis banget sih. Hari ini jadi menu sahur. Aku share ya

Bahan dan bumbu
500 gr cumi sero (itu lho frend yang gak gedhe-gedhe banget, paling pol panjangnya 8cm –an. Jangan buang tintanya)
Bawang putih 7-10 siung (banyak tambah enak)
Bawang merah 6 siung
lengkuas dan salam
Garam
Air 1liter atau menyesuaikan

cara masak nya
gampang.tumis semua bumbu sampe haruuum, masukkan cumi yang betinta itu, dan tumis, tambahkan air, ungkep sampe emppuuuk.Biasanya sih kalau kami suka yang agak kental cenderung mengering. tapi kalau berkuah dikit oke juga.. Nikmatilah dengan sambel lombok hijau dan nasi hangat. oke. simple tapi leazaat. Meskipun emang sih, gurihnya cumi plus tintanya itu yang bikin kolesterol naik. hehe.Tapi  sesekali boleh juga. selamat mencoba!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar